Sabtu, 19 Oktober 2013

Problem based Learning Blok 1

Assalamualaikum..
Wah,mumpung aku lg baik hati...aku mau share hasil tutorial pertamaku di FK nih..hehe...
mudah2,bs jd gambaran adik-adik ya :)

Klasifikasi istilah yang belum dipahami (Langkah 1)
1.  Problem Based Learning (PBL)
= mahasiswa sebagai center proses belajar. system belajar berbasis masalah.
2.  SKKDM
= standar kompetensi karakter dokter muhammadiyah. Kompetensi minimal dibuat oleh Muhammadiyah untuk para dokter lulusan PTM.
3.  Dokter pelayanan primer
= dokter umum. Dokter yang menjadi tujuan pertama pasien.
4.  Pendekatan dokter keluarga
= dokter yang baik yang bisa memberitahu kondisi pasien dengan baik. Sebuah system. Suatu kegiatan.
= kompetensi dokter, bukan system.
= termasuk dokter primer.
= pendekatan dokter kepada pasien secara holistic. Fisik, mental, social, lingkungan. Cara mengelola pasien.
5.  Konsil Kedokteran Indonesia
= lembaga yang berwenang untuk mengeluarkan registrasi dokter. Untuk praktek.
=dibentuk presiden untuk mengatur pendidikan dan praktek dokter di Indonesia. Menerbitkan aturan aturan dan surat ijin praktek setelah lolos UKDI.
6.  Kurikulum blok
= kurikulum yang diterapkan di FKIK. Bukan SKS.
= kurikulum yang terbagi dalam kelompok2 blok.
= belajar secara terperinci setiap blok. Misal: sistem pencernaan, dibahas dari berbagai disiplin ilmu.

Langkah ke 2=> penentuan masalah dan 3 (pembahasan singkat)
1.  Korelasi antara system PBL dan penerapannya dalam pendekatan dokter keluarga nanti bagaimana?
= ada dalam materi yang terkandung dalam system PBL untuk memperdalam kompetensi.
= PBL membuat mahasiswa aktif untuk persiapan menjadi dokter keluarga nanti.
= jadiii ada korelasinya! (ada-nya dibahas step 4)
2.  Kelebihan dan kekurangan PBL?
= (+) mahasiswa menjadi aktif (-) untuk mahasiswa males
= (+) membentuk mahasiswa yang baik dalam bekerjasama.
= (+) lebih terlatih saat nanti menjadi dokter
= (+) lebih focus, sehingga mengurangi beban dalam kuliah.
= (-) mahasiswa belum paham tentang system
= (-) menghabiskan waktu lama
= (+) pengetahuan menjadi tidak mudah dilupakan
3.  Kelebihan apa yang bisa menutupi kekurangan system PBL sehingga bias diterapkan dalam proses pembelajaran di kedokteran? (untuk langkah 4)
4.  Bedanya PBL dan PSL (problem solving learning)? (untuk langkah 4)
5.  Karakteristik untuk dokter keluarga ada nggak sih?
= ramah dan komunikatif
= komprehensif dan holistic/ menyeluruh
= empatik (artinya di langkah 4)
6.  Hambatan dalam penerapan system PBL ini apa ya? (untuk langkah 4)
7.  Solusi untuk hambatan tersebut?
8.  Apakah ada keterkaitan antara PBL dengan SKKDM?
= ada.. analisis di langkah 4
9.  Apakah PBL juga diterapkan di program pascasarjana? Lebih cocok di sarjana atau pascasarjana?
= lebih pas untuk sarjana. Karena sebagai pengetahuan basic.
= pascasarjana lebih untuk praktek lapangan, mencari solusi sendiri.
= lebih cocok di pascasarjana agar lebih terlatih kerjanya. Tidak hanya pengetahuan saja

Langkah 4 analisis
11.  Korelasi antara system PBL dan penerapannya dalam pendekatan dokter keluarga nanti bagaimana?
= PBL itu lebih mendalam dalam mepelajari sesuatu karena berawal dari mengenali masalahnya sebelum menggali pengetahuan di dalamnya untuk menemukan solusi masalah tersebut.
= PBL melatih untuk lebih luwes dalam berinteraksi dengan pasien, karena sering dilatih dalam berdiskusi (tutorial), skills lab, dsb.
= interaksi dengan pasien lebih dilatih dalam tutorial
= tutorial dalam PBL berperan dalam melahirkan sebuah strategi memecahkan masalah.
= skills lab itu untuk melatih melakukan suatu keterampilan. Blok 1= komunikasi
= kesimpulan: ada korelasinya, karena pada saat PBL ada materi tutorial dan skills lab untuk melatih dalam menjadi dokter keluarga yang baik.
  
#  Kelebihan apa yang bisa menutupi kekurangan system PBL sehingga bisa diterapkan dalam proses pembelajaran di kedokteran? (untuk langkah 4)
= (+) mahasiswa menjadi aktif (-) untuk mahasiswa malas
= (+) membentuk mahasiswa yang baik dalam bekerjasama.
= (+) lebih terlatih saat nanti menjadi dokter
= (+) lebih focus, sehingga mengurangi beban dalam kuliah.
= (-) mahasiswa belum paham tentang system
= (-) menghabiskan waktu lama
= (+) pengetahuan menjadi tidak mudah dilupakan
= (+) PBL sebagai pemacu mahasiswa untuk proaktif dalam belajar. untuk mengurangi kelemahan (malas, malu, dsb.)

#     Apakah ada keterkaitan antara PBL dengan SKKDM?
= ada.. analisis di langkah 4
= PBL membuat kita terlatih sehingga dapat mencapai kompetensi yang sudah diatur dalam SKKDM
= PBL membuat kita peka dalam menyelesaikan masalah.
= PBL menunjang SKKDM.
= SKKDMà aqidah, akhlaq, ibadah, professional. Dalam PBL (PTM), telah terkandung di dalamnya program hafalan saat tutorial. Sedangkan professional dibentuk saat tutorial (teamwork). Professional merupakan penerapan dari SKDI (dibentuk oleh KKI). 6 tahun pembelajaran digunakan untuk mencapai kompetensi dalam SKKDM.



Langkah 5
Penentuan tujuan pembelajaran
1.   Komparasi system PBL dalam sarjana dan pascasarjana
2.   Mendalami SKDI dan SKKDM
3.   Mendalami karakter dokter keluarga dan dokter umum
4.   Mendalami tujuan dan karakteristik dari PBL
5.   Mendalami Konsil Kedokteran Indonesia
6.   Peran tutorial, skills lab, dll, dalam kurikulum PBL

Langkah 6 BELAJAR MANDIRI!!!!!!!




Langkah 7 PELAPORAN HASIL BELAJAR MANDIRI
1.  Komparasi system PBL dalam sarjana dan pascasarjana
Sebenarnya cocok pada keduanya. Tetapi cenderung lebih cocok pada sarjana. Karena sarjana adalah masa pematangan keilmuan dan ketrampilan dokter yang sebenarnya.
2.  Mendalami SKDI dan SKKDM
SKDI Standar Kompetensi Dokter Indonesia: kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh dokter di Indonesia. Bagian pentingnya ada 7 kompetensi dasar.
SKKDM Standar kompetensi karakter dokter muhammadiyah: memiliki 7 kompetensi dasar yang sama dengan SKDI namun ada penambahan materi materi keislaman dalam kompetensi tersebut.
Standar yang dikeluarkan oleh PP Muhammadiyah untuk mencetak dokter muslim/ah professional.  Mengandung unsur2 penting, yaitu; Aqidah ibadah akhlaq profesionalitas. Professional dihitung dari nilai amal dan aktifitas.  
3.  Mendalami karakter dokter keluarga dan dokter umum
Dokter keluarga : dokter umum yang menyelenggarakan pelayanan primer yang komprehensif, kontinu, koordinatif, mengutamakan pencegahan, memikirkan keluarga, komunitas dan lingkungan pasien.
UK, dokter umum=dokter keluarga
US, dokter keluarga=dokter spesialis
Indonesia, dokter keluarga= baru digadang gadang untuk diterapkan.
Dokter umum adalah yang menangani pelayanan dini/ primer, hanya membutuhkan ketrampilan dan keahlian klinis. Hanya kuratif saja.
4.  Mendalami tujuan PBL
Mendorong siswa untuk aktif
Menilai sejauh mana pemahaman siswa
Mengajarkan siswa berpikir kritis
Membangun ketrampilan pemecahan masalah
Menjadi pembelajaran mandiri 
Membina siswa sebagai lifelong learner
mengembangkan pengetahuan dasar   
meningkatkan motivasi belajar
mendukung pencapaian 7 kompetensi dasar dokter
5.  karakteristik dari PBL
BANYAK YA
Belajar dimulai dari masalah yang aplikatif
Student centered learning
Diskusi kelompok kecil. Tutorial
Dosen sebagai fasilitator
Menggunakan fasilitas
Inquiri model learning: pemecahan masalah melalui observasi, berpikir kritis,
Mendemonstrasikan
Integrated learning
Early clinical reason
Self directed learning
6.  Mendalami Konsil Kedokteran Indonesia (KPKnya KEDOKTERAN katanya Tyo)
Inependen bertanggung jawab ke presiden. Anggota 17 orang. Registrasi dokter. Mengesahkan standar pendidikan dokter. Mencabut ijin praktek (SIP). Pembinaan penyelenggaraan pendidikan kedokteran. Mengeluarkan surat registrasi dokter (STR). Melindungi masyarakat dan jasa pelayanan kesehatan dan membangun kesehatan Indonesia. Masa berlaku SIP 5 tahun.
www.kki.go.id official website
7.  Peran tutorial, skills lab, dll, dalam kurikulum PBL
Tutorial= diskusi untuk mencari solusi permasalahan yang menjadia dasar pembelajaran. Jantungnya PBL.
Skill lab= mempraktekkan scenario untuk belajar praktik menjadi seorang dokter. Memudahkan saat Komuda.
Di komuda bisa jadi PBL (kata Tahta) 
Jadii.. PBL itu penting.
Dokter keluarga lebih realistis untuk dokter umum. Karena jumlah dokter spesialis yang masih terbatas dibanding kebutuhan masyarakat seluruh Indonesia.

maaf kalo berantakan nih,,langsung copas word ajah...
semoga bermanfaat :D
wassalamualaikum

1 komentar: