Sabtu, 19 Oktober 2013

Self Directed Learning

Assalamualaikum..
Nah,,ini skenario 2 yg berkaitan dengan SDL dan IL adik-adik...

I.                    Klasifikasi Istilah

1.      Self Directed Learning
-          Belajar mandiri
-          Mengambil insiatif dan tanggung jawab atas apa yang terjadi
-          Mempunyai tujuan belajar sendiri
-          Motivasi belajar dari diri sendiri
2.      Independent Learning
-          Belajar mandiri secara bebas
-          Dengan fakta baru dan ide kritis
3.      Kompetensi
-          Sesuatu yang harus kita capai
-          Semacam keahlian
-          Tolak ukur
-          Target minimal
-          Standar minimal yang harus dicapai atau dimiliki
4.      Manajemen
-          Pengaturan / cara mengatur sesuatu
-          Pengelolaan yang harus diawasi
-          Sesuatu yang sudah diatur
-          Suatu sistem kegiatan
-          Suatu sistem pengaturan/pengelolaan untuk mencapai hasil yang maksimal, efektif, dan efisien
5.      Kursus pengantar
-          Semacam seminar
-          Arahan untuk melakukan sesuatu
-          Bimbingan/pembinaaan
-          Kuliah umum
-          Opening (pembuka)
-          Persiapan dalam memulai sesuatu kegiatan
-          Arahan pertama kali sebelum melakukan sesuatu, contohnya seperti kuliah umum atau seminar

II.                  Penentuan Masalah
1.      Aktifitas Islami dalam hal apa?
2.      Bagaimana cara mengikuti kursus pengantar?
3.      Bagaimana metode IL dan SDL?
4.      Perbedaaan antara SDL dan IL?
5.      Karakter dan tujuan SDL dan IL?
6.      Keterkaitan SDL dan IL terhadap PBL?
7.      Kekurangan dan kelebihan SDL dan IL?
8.      Apa prinsip SDL?
9.      Keterampilan yang harus dimiliki dalam SDL?
10.  Bagaimana cara manajemen waktu yang baik?
11.  Bagaimana cara mengoptimalkan program SDL?
12.  Tolak ukur kesuksesan SDL?
13.  Bagaimana menerapkan SDL pada PBL?
14.  SDL dan IL lebih efektif untuk pembelajar di tingkat?

III.                Analisis masalah
1.      kegiatan agama yang berupa organisasi atau kajian
UKM islami
2.      info, pendaftaran, waktu, tempat, tujuan acara
3.      SDL : belajar tanpa disuruh orang lain, karena motivasi dan kebutuhan diri sendiri, tahu kemampuan diri sendiri terlebih dahulu, punya tujuan sendiri, menitikberatkan pada TANGGUNG JAWAB.
IL : Terdiri dari 3 metode: critical thinking, deep leraning, time management
Berasal dari kemampuan sendiri, belajar secara mandiri dan metodenya BEBAS.
IL dan SDL saling melengkapi dan berkaitan. Jika ingin melakukan IL, pembelajar harus memiliki SDL
4.      IL = kebebasan SDL = tanggung jawab
5.      Karakteristik SDL dan IL:
-pengalaman yg luas
-self directed
-berhubungan dengan dunia nyata
-merencanakan dan melaksanakan belajar secara mandiri
-pembelajar harus memiliki TJ
-anytime, anywhere
-sumber bebas
-ada tutor sebagai fasilitator
-harus berpikir kritis
-bersifat mandiri
-diterapkan pada pembelajaran formal-tradisional
-sistematis
-ada niat, motif, kemauan
-ada evaluasi keberhasilan belajar
Tujuan SDL dan IL:
-melatih berpikir kritis, mandiri, dan bertanggungjawab
-melatih pengembangan self learning skills
-memotivasi untuk menjadi lifelong learner
-membedakan pola soal (nice to know and must to know)
-menghilangkan stress pada pelajar
6.      SDL dan IL merupakan karakteristik PBL
Sifat SDL à menerapkan IL à bagian dari PBL
7.      Kekurangan:
-          Tergantung mood
-          Tergantung pada lingkungan
-          Memerlukan bimbingan intensif
-          Membuat mahasiswa kebablasan
-          Yang bodoh makin bodoh
-          Terpaku pada pendirian sendiri
-          Memaksa diri untuk disiplin (kekurangan bagi pemula)
Kelebihan:
-          Belajar sesuai ‘gaya’ masing-masing
-          Sumber belajar lebih luas
-          Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan
-          Membantu meyelesaikan masalah sehari-hari
-          Melatih disiplin dan mandiri
-          Fleksibel
-          Mahasiswa menjadi dewasa
-          Mengembangkan kecerdasan majemuk (multi talent)

IV.                Analisis masalah
1.      Apa keterkaitan SDL dan IL dengan PBL?
2.      Apa maksud kebablasan dalam kekurangan SDL?
3.      Apa perbedaan IL dan SDL secara spesifik?
4.      Keterampilan apa yang harus dimiliki dalam SDL?
5.      Bagaimana cara manajemen waktu yang baik?
6.      Bagaimana cara mengoptimalkan program SDL?
7.      Tolok ukur kesuksesan SDL?
8.      Bagaimana menerapkan SDL pada PBL?
9.      SDL dan IL lebih efektif untuk pembelajar di tingkat apa?
10.  Bagaimana konsep manajemen waktu dalam Islam?

V.                   
1.      - SDL dan IL aspek vital PBL
-          karakter PBL
-          mengarahkan ke PBL

2.      tidak tahu prioritas mana yang harus dipelajari, melenceng dari tujuan awal
Sudah mencapai tujuan, namun over sehingga waktunya terbuang
3.      IL: lebih bebas, belajar bebas namun secara bertahap, prakteknya (praktek dari SDL), belajar aktif tentang suatu masalah
SDL: lebih sistematis, penanaman tanggung jawab, prosesnya, peningkatan pengetahuan
4.      -     pemrograman yang sesuai
-          kepandaian memanage waktu
-          rajin
-          motivasi yang kuat
-          tanggung jawab
-          kesadaran diri
-          mandiri
5.      - perencanaan kegiatan (jadwal)
-          Jangan menunda
-          Fokus
-          Kurangi kegiatan yang tdk penting
-          Totalitas
-          Efektif dan efisien
-          Merefleksikan waktu yang kita gunakan habis untuk apa
-          Menentukan prioritas
-          Lebih aktif dalam kegiatan
-          Kenali kondisi
-          Cari tahu cara mempertahankan semangat dan menghindari malas
-          Target
-          Evaluasi kegiatan

6.      – komponen pelaksana harus melaksanakan tugas dan fungsi dengan baik
-          Menetapkan tujuan belajar
-          Managemen waktu yang baik


7.      – mengerti apa yang dipelajari
-          Mengetahui apa aja yang harus dilakukan
-          Hasil pembelajaran (outputnya)

8.      Belajar mandiri (SDL) alam proses pembelajaran PBL
9.      - Lebih efisien pada orang dewasa (perguruan tinggi) karena lebih bisa mengatur apa yang harus dilakukan
-          Bisa diterapkan di tingkat apapun, namun lebih banyak diterapkan di perguruan tinggi

10.  – melakukan perencanaan dan dan prioritas
-          Memiliki manajemen waktu yang baik
-          Kejujuran
-          Jangan tergesa dalam melakukan sesuatu
-          Memiliki pandangan kedepan
-          Wudhulul fikr = keluwesan dalam berpikir
-          Niatkan karena Allah
-          Realistis
-          Kegiatan apapun tidak menganggu ibadah (utamakan shalat misalnya)
-          Dahulukan yang wajib
-          Sistematis


semoga bermanfaat dan selalu barokah ya,...
amin ya Robb..
wassalamualaikum

Tidak ada komentar:

Posting Komentar