Assalamualaikum..
Nah,,ini skenario 2 yg berkaitan dengan SDL dan IL adik-adik...
I.
Klasifikasi
Istilah
1. Self Directed Learning
-
Belajar
mandiri
-
Mengambil
insiatif dan tanggung jawab atas apa yang terjadi
-
Mempunyai
tujuan belajar sendiri
-
Motivasi
belajar dari diri sendiri
2. Independent Learning
-
Belajar
mandiri secara bebas
-
Dengan
fakta baru dan ide kritis
3. Kompetensi
-
Sesuatu
yang harus kita capai
-
Semacam
keahlian
-
Tolak
ukur
-
Target
minimal
-
Standar
minimal yang harus dicapai atau dimiliki
4. Manajemen
-
Pengaturan
/ cara mengatur sesuatu
-
Pengelolaan
yang harus diawasi
-
Sesuatu
yang sudah diatur
-
Suatu
sistem kegiatan
-
Suatu
sistem pengaturan/pengelolaan untuk mencapai hasil yang maksimal, efektif, dan
efisien
5. Kursus pengantar
-
Semacam
seminar
-
Arahan
untuk melakukan sesuatu
-
Bimbingan/pembinaaan
-
Kuliah
umum
-
Opening
(pembuka)
-
Persiapan
dalam memulai sesuatu kegiatan
-
Arahan
pertama kali sebelum melakukan sesuatu, contohnya seperti kuliah umum atau
seminar
II.
Penentuan
Masalah
1. Aktifitas Islami dalam hal apa?
2. Bagaimana cara mengikuti kursus
pengantar?
3. Bagaimana metode IL dan SDL?
4. Perbedaaan antara SDL dan IL?
5. Karakter dan tujuan SDL dan IL?
6. Keterkaitan SDL dan IL terhadap PBL?
7. Kekurangan dan kelebihan SDL dan IL?
8. Apa prinsip SDL?
9. Keterampilan yang harus dimiliki
dalam SDL?
10. Bagaimana cara manajemen waktu yang
baik?
11. Bagaimana cara mengoptimalkan program
SDL?
12. Tolak ukur kesuksesan SDL?
13. Bagaimana menerapkan SDL pada PBL?
14. SDL dan IL lebih efektif untuk
pembelajar di tingkat?
III.
Analisis
masalah
1. kegiatan agama yang berupa organisasi
atau kajian
UKM islami
UKM islami
2. info, pendaftaran, waktu, tempat,
tujuan acara
3. SDL : belajar tanpa disuruh orang
lain, karena motivasi dan kebutuhan diri sendiri, tahu kemampuan diri sendiri
terlebih dahulu, punya tujuan sendiri, menitikberatkan pada TANGGUNG JAWAB.
IL : Terdiri dari 3
metode: critical thinking, deep leraning, time management
Berasal dari kemampuan
sendiri, belajar secara mandiri dan metodenya BEBAS.
IL dan SDL saling melengkapi dan berkaitan. Jika ingin melakukan IL, pembelajar harus memiliki SDL
IL dan SDL saling melengkapi dan berkaitan. Jika ingin melakukan IL, pembelajar harus memiliki SDL
4. IL = kebebasan SDL = tanggung jawab
5. Karakteristik SDL dan IL:
-pengalaman yg luas
-pengalaman yg luas
-self directed
-berhubungan dengan dunia
nyata
-merencanakan dan
melaksanakan belajar secara mandiri
-pembelajar harus
memiliki TJ
-anytime, anywhere
-sumber bebas
-ada tutor sebagai
fasilitator
-harus berpikir kritis
-bersifat mandiri
-diterapkan pada
pembelajaran formal-tradisional
-sistematis
-ada niat, motif, kemauan
-ada evaluasi
keberhasilan belajar
Tujuan SDL dan IL:
-melatih berpikir kritis,
mandiri, dan bertanggungjawab
-melatih pengembangan
self learning skills
-memotivasi untuk menjadi
lifelong learner
-membedakan pola soal
(nice to know and must to know)
-menghilangkan stress
pada pelajar
6. SDL dan IL merupakan karakteristik
PBL
Sifat SDL à menerapkan IL à bagian dari PBL
7. Kekurangan:
-
Tergantung
mood
-
Tergantung
pada lingkungan
-
Memerlukan
bimbingan intensif
-
Membuat
mahasiswa kebablasan
-
Yang
bodoh makin bodoh
-
Terpaku
pada pendirian sendiri
-
Memaksa
diri untuk disiplin (kekurangan bagi pemula)
Kelebihan:
-
Belajar
sesuai ‘gaya’ masing-masing
-
Sumber
belajar lebih luas
-
Mengembangkan
pengetahuan dan keterampilan
-
Membantu
meyelesaikan masalah sehari-hari
-
Melatih
disiplin dan mandiri
-
Fleksibel
-
Mahasiswa
menjadi dewasa
-
Mengembangkan
kecerdasan majemuk (multi talent)
IV.
Analisis
masalah
1. Apa keterkaitan SDL dan IL dengan
PBL?
2. Apa maksud kebablasan dalam
kekurangan SDL?
3. Apa perbedaan IL dan SDL secara
spesifik?
4. Keterampilan apa yang harus dimiliki
dalam SDL?
5. Bagaimana cara manajemen waktu yang
baik?
6. Bagaimana cara mengoptimalkan program
SDL?
7. Tolok ukur kesuksesan SDL?
8. Bagaimana menerapkan SDL pada PBL?
9. SDL dan IL lebih efektif untuk
pembelajar di tingkat apa?
10. Bagaimana konsep manajemen waktu
dalam Islam?
V.
1. - SDL dan IL aspek vital PBL
-
karakter
PBL
-
mengarahkan
ke PBL
2. tidak tahu prioritas mana yang harus
dipelajari, melenceng dari tujuan awal
Sudah mencapai tujuan, namun over sehingga waktunya terbuang
3. IL: lebih bebas, belajar bebas namun
secara bertahap, prakteknya (praktek dari SDL), belajar aktif tentang suatu
masalah
SDL: lebih sistematis, penanaman tanggung jawab, prosesnya, peningkatan pengetahuan
SDL: lebih sistematis, penanaman tanggung jawab, prosesnya, peningkatan pengetahuan
4. -
pemrograman yang sesuai
-
kepandaian
memanage waktu
-
rajin
-
motivasi
yang kuat
-
tanggung
jawab
-
kesadaran
diri
-
mandiri
5. - perencanaan kegiatan (jadwal)
-
Jangan
menunda
-
Fokus
-
Kurangi
kegiatan yang tdk penting
-
Totalitas
-
Efektif
dan efisien
-
Merefleksikan
waktu yang kita gunakan habis untuk apa
-
Menentukan
prioritas
-
Lebih
aktif dalam kegiatan
-
Kenali
kondisi
-
Cari
tahu cara mempertahankan semangat dan menghindari malas
-
Target
-
Evaluasi
kegiatan
6. – komponen pelaksana harus
melaksanakan tugas dan fungsi dengan baik
-
Menetapkan
tujuan belajar
-
Managemen
waktu yang baik
7. – mengerti apa yang dipelajari
-
Mengetahui
apa aja yang harus dilakukan
-
Hasil
pembelajaran (outputnya)
8. Belajar mandiri (SDL) alam proses
pembelajaran PBL
9. - Lebih efisien pada orang dewasa
(perguruan tinggi) karena lebih bisa mengatur apa yang harus dilakukan
-
Bisa
diterapkan di tingkat apapun, namun lebih banyak diterapkan di perguruan tinggi
10. – melakukan perencanaan dan dan
prioritas
-
Memiliki
manajemen waktu yang baik
-
Kejujuran
-
Jangan
tergesa dalam melakukan sesuatu
-
Memiliki
pandangan kedepan
-
Wudhulul
fikr = keluwesan dalam berpikir
-
Niatkan
karena Allah
-
Realistis
-
Kegiatan
apapun tidak menganggu ibadah (utamakan shalat misalnya)
-
Dahulukan
yang wajib
-
Sistematis
semoga bermanfaat dan selalu barokah ya,...
amin ya Robb..
wassalamualaikum
Tidak ada komentar:
Posting Komentar